Diskon 30% dan Minat Baca

Ada hubungan antara diskon 30% dan minat baca orang Indonesia, Jakarta khususnya😀. Hubungannya yaitu andai semua buku harganya turun 30%, dijamin, orang Indonesia yang punya cukup materi, berbondong-bondong membeli buku. Hal ini aku tangkap kemarin, ketika berada di Gramedia Matraman, Jakarta Pusat.

Betapa tidak, aku terkesima melihat begitu banyak orang di toko buku Gramedia Matraman yang katanya tanggal 28 Desember 2007 kemarin, diresmikan oleh Bapak Presiden RI, SBY, sebagai toko buku terbesar se-Asia Tenggara (!!).

Ada rasa bangga ketika mengetahui hal itu, ini menandakan, pasar buku Indonesia begitu besarnya, disertai dengan minat baca yang tinggi (sebenarnya). Tapi menurutku, kalau itu dibarengi dengan harga yang terjangkau pula. Ini terbukti kemarin, menurut pengamatanku, kata2 “Diskon 30% All Item” benar2 menjadi magnet yang membuat orang-orang merelakan waktunya untuk berdesak2an di toko buku, menjelajahi setiap rak buku, walaupun mungkin mereka belum memerlukan buku yang akan dibelinya. Tapi, pepatah yang mengatakan “kesempatan tidak datang dua kali” sepertinya berlaku untuk hal tadi.

Mereka seperti men-stock untuk dibaca kapan2, mumpung ada diskon. Ini berarti, jarang ada diskon untuk buku2 bermutu. Diskon seperti ini, paling bisa diperoleh dari pameran2 buku/ bazaar buku yang diselenggarakan tidak sampai 10x dalam setahun. Maka tidak heran, kadang2, ada orang yang terjebak membeli buku bajakan, karena mau mendapat potongan harga. Mereka secara tidak sengaja membeli buku bajakan, karena sekilas, bila dilihat dari luar tidak ada bedanya. Biasanya untuk mendapat sedikit potongan harga, mereka rela membeli buku di tempat2 yang tidak biasa. Sebagian orang percaya, bahwa harga di tempat itu murah, karena si penjual mengambil langsung dari penerbit. Padahal kenyataannya itu tidak berlaku untuk semua buku yang dijual.

Anyway, terlepas dari banyaknya buku bajakan yang masih beredar. Kita perlu mencari solusi yang tepat untuk membuat harga buku di Indonesia tidak terlalu mahal. Aku jadi teringat kalimat dalam pembukaan UUD 1945 “Mencerdaskan kehidupan bangsa”, bukankah pemerintah pun ikut andil dalam faktor2 yang menentukan harga buku di Indonesia? Yah, itulah Indonesia, masih banyak yang harus dibenahi, tentunya dengan dukungan seluruh rakyat. But somehow, sebagai salah satu penikmat buku, aku berharap buku bukan hanya bisa dibeli pada saat ada diskon😀 dan berusaha untuk tidak terjebak membeli buku bajakan yang merajalela. Hiduup buku bermutu \(^_^)

4 thoughts on “Diskon 30% dan Minat Baca

  1. gitapramest says:

    nah, itu dia mas Ipul, kalo kalimat “Mencerdaskan kehidupan bangsa” di UUD’45 diterapkan, mestinya harga buku itu ga mahal ya😀 .
    Btw, thanks yaa dah berkunjung🙂 .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s