Ubiquitous Computing

Wuiih, buat saya, membaca judul ini saja sudah membuat pusing kepala😀 . Tapi apa daya, daripada rasa penasaran ini terus menghantui, saya coba tuk explore, apa sih sebenarnya “Ubiquitous Computing”? Ingin sharing juga dari hasil explore saya yang masih sedikit ini😀 .

Sebenarnya saya baru mengetahui kata-kata ini dari homesite dosen pembimbing saya ketika saya mencoba mencari ide untuk tema tesis. Saya sudah mulai kehilangan akal untuk menemukan tema thesis😦 , yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan, hihi.. Jadilah saya coba pelajari interest dari dosen pembimbing saya ini. Berharap mungkin saja ada tema yang bakal terlintas di kepala saya. Salah satunya adalah kata-kata ini “Ubiquitous Computing”, yang membuat kepala saya terasa detakannya😀.

Ubiquitous, setelah saya buka kamus.net ternyata artinya “ada dimana-mana”, jadi kalau digabung dengan computing, artinya (bila diterjemahkan seadanya) yaitu komputasi yang ada dimana-mana. Ya, ternyata setelah googling pun, arti sebenarnya memang tidak jauh dari situ. Ubiquitous computing adalah paradigma baru yang dibangun, agar di kemudian hari, setiap benda yang ada di dunia, termasuk manusia itu sendiri menjadi unit-unit yang terintegrasi dalam suatu jaringan besar. Bila bisa dianalogikan, dengan adanya ubiquitous computing, dunia dan segala isinya adalah komputer2 client yang saling terhubung dengan satu server.

Wah, bayangkan bila ubiquitous computing ini bisa di realisasikan secara menyeluruh, akan seperti kehidupan tokoh2 dalam cerita film “Back to the Future”, dimana pada salah satu sekuel film ini diceritakan tentang kehidupan masa datang, dimana untuk menjalankan suatu perangkat rumah tangga -seperti pintu, radio, televisi- bisa dilakukan hanya dengan menggunakan suara sang pemilik. Saat ini pun, sudah ada manusia yang di tubuhnya dipasangkan chip, ini artinya sebenarnya manusia itu sudah setengah robot😀, karena analoginya seperti komputer yang memiliki chip, bisa diprogram, dilacak, dan fungsi2 lain yang ada di komputer pada umumnya.

Manusia ber-chip itu saya lihat dalam salah satu program televisi yang mengkhususkan topik pada inovasi2 teknologi. Berarti di negara maju sana ( Jerman, Inggris, negara2 gudang ilmuwan lainnya😀 ) sedang dikembangkan konsep dan implementasi dari ubiquitous computing, yang artinya manusia akan mengalami masa dimana segalanya terkomputasi.

Tapi dari apa yang saya ceritakan disini baru mencangkup kulit luar dari keseluruhan ubiquitous computing itu sendiri, karena orang2 yang meminati bidang teknologi informasi, pasti tahu bahwa jalan menuju ubiquitous computing yang sebenar2nya perlu didukung dengan teknologi hardware yang sesuai pula. Jadi kalau disambung2kan dengan kemajuan Indonesia😀, don’t worry masih ada ruang bagi SDM muda Indonesia untuk mengembangkannya😉 . Let’s make role in world technology innovation.

One thought on “Ubiquitous Computing

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s